Jumat, 29 Oktober 2010

Left Out :((

I've been in this world since 14 years ago.
Tapi kenapa ya? aku masih belum bisa nemuin apa yang kucari? Waktu aku mikir kayak gitu, aku mendapati semua temenku udah pada ngelangkah jauh. Yeah, they took their first step while I was thinking what I've got to take. Aku selalu kesel kalo ada orang yang bilang kalau aku berubah. Karena aku merasa nggak berubah sedikit pun. Tapi nyatanya, semuanya berubah, for example, the way I see the world, the way I say something, the way I love something, the way I face something. Banyak yang berubah, tapi satu-satunya yang ngga berubah adalah langkahku yang terhenti tanpa bisa kembali bergerak (huahaha hiperbol -,-). Aku tah, kapan tepatnya langkah ini berhenti. I really know it. But I don't even know how to make another step anymore. Sejak aku mengalami guncangan (ciee, gempa kali -_-) yang hebat, ngga tau kenapa langkah itu terhenti dengan sendirinya. Aku udah coba untuk menggerakkan langkah itu taaappiii, tetep aja ngga bisa. Aku selalu jadi penontong dari kemajuan hidup orang. Aku selalu jadi satu-satunya orang yang masih celingak-celinguk di garis start sementara yang lain bahkan sudah mencapai garis finish. "I changed, but I changed into the one that I don't want". Ya, kadang aku bahkan benci sama diriku sendiri. Kenapa ngga bisa melakukan ini lebih baik, padahal aku tau kalo aku bisa. Semuanya membingungkan. Aku merasa kehilangan jati diriku (cieee, eh serius nih! -_-) Aku merasa, biarkan lingkungan yang membentuk dan membawa ke masa depanku. Aku tau itu salah, tapi rasanya... rasanya aku selalu percaya akan kata-kata itu. Kadang aku kesel sendiri waktu ngeliat orang jauh lebih maju. But at that time, I'll blame myself who couldn't do better than that person. Rasanya bangga banget waktu aku bisa mempertahankan pendapatku. Soalnya, aku udah terlalu banyak terpengaruh sama temenku. Bisa dibilang, aku adalah orang yang ngga punya pendirian (confessing -_-) rasanya sakiiit banget waktu ngeliat yang lain hampir mencapai garis finish dengan senyum yang bahagia. Aku selalu nunggu, kapan? kapan? kapan yah? (hahaha) tapi akhirnya aku ngerti, "it's not about when will I reach the finish line, but it's all about how can I reach the finish line" kalimat itu bikin aku tau. Terkadang ada sesuatu yang datang dengan sangat lamaaaa dan bahkan membuat kita ingin memepercepat waktu. Tapi tanpa kita sadari, kita melupakan bagaimana proses kita mencapai sesuatu tersebut. And someone told me, "believe me, the longest thing you wait is the thing that will make you happy the most"

Yah, semua tulisan ini kayak sampah, ngga menarik untuk dibaca, dan keliatan bodoh. Tapi bagiku, tulisan ini sangat berarti. :)